MANAJEMEN WIRE ROPE adalah pendekatan yang SISTEMATIS guna memastikan KESELAMATAN dan KEANDALAN Wire Rope pada penggunaan berbagai tipe CRANE mencakup seluruh SIKLUS HIDUP  Wire Rope, mulai dari Pemilihan dan Pengadaan hingga Pemasangan, Penggunaan, Inspeksi, dan Penggantian.

MANAJEMEN WIRE ROPE merupakan bagian dari LAYANAN PURNA JUAL & DUKUNGAN TEKNIS oleh PT Nobel Riggindo Samudra (NRS) kepada seluruh pelanggan pengguna  Wire Rope  CRANE di berbagai sektor industri guna mencapai Penggunaan WIRE ROPE CRANE yang AMAN (SAFETY) & mencapai UMUR PAKAI OPTIMAL (OPTIMUM LIFETIME)

“……METODE PEMASANGAN WIRE ROPE YANG SALAH BERESIKO MENIMBULKAN KERUSAKAN PADA WIRE ROPE SEBELUM SEMPAT DIGUNAKAN…….”

penggunaan metode pemasangan  wire rope yang tepat atau mengikuti prosedur sesuai Standar International dan atau Panduan dari pabrikan pembuat  wire rope merupakan salah satu langkah mendapatkan penggunaan  wire rope pada berbagai CRANE  yang AMAN & dapat mencapai UMUR PAKAI OPTIMAL sesuai langkah-langkah MANAJEMEN WIRE ROPE.

Melakukan proses pemasangan  wire rope dengan metode yang salah beresiko menimbulkan kerusakan pada wire rope CRANE baik kerusakan ringan ataupun kerusakan berat.

Pada kerusakan ringan masih dapat dilakukan beberapa perbaikan yang diperlukan pada wire rope sehingga dapat terus digunakan pada CRANE.

Pada kerusakan berat umumnya wire rope tidak dapat dilanjutkan penggunaannya pada CRANE sehingga menimbulkan kerugian finansial yang besar karena nilai pembelian wire rope yang besar. Namun apabila pada kondisi kerusakan berat wire rope tetap dipaksakan penggunaannya pada CRANE maka memperbesar resiko kecelakaan yang artinya tidak mencapai KESELAMATAN penggunaan wire rope yang diinginkan.

Contoh metode pemasangan wire rope di CRANE yang salah dapat dipelajari dari kejadian pemasangan wire rope di sebuah MOBILE CRANE.

Saat proses penggulungan wire rope tersebut ke Drum MOBILE CRANE, pengguna melakukan perletakan gulungan koil rope pada posisi yang salah yang menyebabkan wire rope mengalami puntiran yang besar saat penggulungan ke arah Drum MOBILE CRANE.

Puntiran pada wire rope tersebut selanjutnya menimbulkan munculnya sebuah kawat “loop” yang berasal dari bagian paling dalam wire rope yang disebut “King Wire” mencuat keluar (protruding).

Melalui proses investigasi di lapangan maka dinyatakan kerusakan yang terjadi adalah kerusakan ringan dan masih dapat dilakukan perbaikan yang diperlukan sehingga wire rope terus dapat dilanjutkan penggunaannya pada MOBILE CRANE tersebut.

Dengan arahan & pemberian training lebih lanjut ke Team Pengguna maka dilakukan perbaikan-perbaikan dalam prosedur pemasangan wire rope ke MOBILE CRANE dimana salah satunya adalah penggunaan alat bantu dudukan gulungan kayu (Reel Stand) atau meja putar (TurnTable).

Selain penggunaan alat bantu seperti dudukan gulungan kayu (Reel Stand) atau meja putar (TurnTable) tentunya masih ada beberapa langkah-langkah lainnya yang perlu diikuti dalam proses pemasangan wire rope yang benar.

PROGRAM MANAJEMEN WIRE ROPE oleh PT Nobel Riggindo Samudra telah banyak membantu pengguna wire rope CRANE memiliki pengetahuan dan meningkatkan keahliaan dalam melakukan proses pemasangan wire rope yang benar sesuai Standar Internasional dan Panduan dari pabrikan wire rope.

 Silahkan hubungi langsung via DM apabila Anda ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang PROGRAM MANAJEMEN WIRE ROPE.

Author – Nobertus VRAN