Wire Shield adalah pelumas wire rope dari ROCOL yang dirancang untuk memberikan penetrasi hingga ke bagian dalam tali sekaligus mempertahankan pelumas agar tidak mudah menetes atau terlempar saat wire rope beroperasi. Kemampuan tersebut berasal dari teknologi reologi pseudoplastik yang membuat pelumas menjadi lebih encer ketika terkena gaya geser, lalu kembali mengental ketika kondisi kembali diam.

Dalam perawatan  wire rope, karakteristik tersebut menjadi penting karena pelumas konvensional sering menghadapi dua masalah yang berlawanan. Pelumas dengan viskositas rendah memang mudah meresap ke sela-sela untaian kawat, tetapi cenderung mudah terpercik atau terbuang ketika tali berputar. Sebaliknya, grease yang lebih kental mampu bertahan di permukaan, tetapi penetrasinya ke bagian inti wire rope biasanya lebih terbatas.

ROCOL Wire Shield dikembangkan untuk mengatasi dilema tersebut. Produk ini menggabungkan kemampuan penetrasi seperti pelumas cair dengan daya tahan seperti grease dalam satu formulasi, sehingga perlindungan dapat diberikan ke bagian dalam sekaligus permukaan wire rope.

Apa itu Wire Shield?

Wire Shield merupakan pelumas wire rope berkinerja tinggi (high-performance wire rope lubricant) dari ROCOL yang menggunakan teknologi advanced pseudoplastic rheology. Teknologi ini memungkinkan karakteristik pelumas berubah mengikuti kondisi kerja wire rope.

Dalam kondisi diam, Wire Shield memiliki bentuk gel bening kekuningan atau translucent amber gel. Ketika mendapatkan gaya geser (shear), misalnya saat diaplikasikan atau ketika wire rope bergerak dan menekuk, viskositasnya menurun sehingga pelumas menjadi lebih mudah mengalir dan masuk ke celah antar-untai.

Setelah gaya geser berhenti, konsistensinya kembali mengental. Dengan mekanisme tersebut, pelumas dapat tetap berada pada wire rope dan mengurangi risiko menetes atau terlempar ketika tali bergerak dengan kecepatan tinggi.

Karakter inilah yang menjadi salah satu pembeda utama Wire Shield dibandingkan pelumas wire rope konvensional.

Apa itu Teknologi Reologi Pseudoplastik?

Untuk memahami cara kerja Wire Shield, istilah reologi pseudoplastik perlu dipahami terlebih dahulu.

Reologi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana suatu material mengalir dan mengalami perubahan bentuk. Sementara itu, pseudoplastik atau shear-thinning menggambarkan material yang menjadi lebih encer ketika mendapatkan tekanan atau gaya geser, kemudian kembali lebih kental ketika gaya tersebut berkurang atau berhenti.

Contoh sederhananya dapat ditemukan pada saus seperti ketchup. Ketika botol ditekan, ketchup menjadi lebih mudah mengalir. Setelah tekanan berhenti, alirannya kembali melambat.

Prinsip serupa diterapkan pada ROCOL Wire Shield, tetapi dirancang secara khusus untuk kebutuhan pelumasan wire rope.

Secara sederhana, mekanismenya dapat digambarkan seperti berikut:

  1. Saat diaplikasikan atau wire rope bergerak: Wire Shield menjadi lebih encer sehingga dapat masuk ke celah antar-untai dan menuju bagian inti tali.
  2. Saat wire rope berhenti bergerak: konsistensinya kembali mengental sehingga pelumas lebih tahan terhadap tetesan dan fling-off.
  3. Saat wire rope kembali bekerja: gaya geser membantu pelumas mempertahankan kemampuan mengalir dan melindungi bagian yang membutuhkan pelumasan.

Dengan mekanisme tersebut, fungsi Wire Shield tidak hanya sebatas membentuk lapisan pelindung di bagian luar, tetapi juga membantu memberikan pelumasan yang lebih menyeluruh pada wire rope.

Keunggulan dan Fungsi Wire Shield

Berikut beberapa keunggulan yang membuat Wire Shield sesuai untuk kebutuhan wire rope pada kondisi kerja berat.

1. Membantu Pelumas Menembus Inti Wire Rope

Salah satu fungsi Wire Shield yang paling penting adalah membantu pelumas mencapai bagian dalam tali, bukan hanya melapisi permukaan luar.

Teknologi pseudoplastiknya memungkinkan pelumas menjadi lebih mudah mengalir ketika mendapatkan gaya geser. Kondisi ini membantu Wire Shield masuk ke celah antar-untai dan mencapai bagian inti wire rope.

Kemampuan tersebut penting karena gesekan tidak hanya terjadi di permukaan. Pergerakan antar-kawat di bagian dalam tali juga dapat menyebabkan keausan dan kelelahan material apabila tidak mendapatkan pelumasan yang memadai.

2. Mengurangi Risiko Menetes dan Terpercik

Wire Shield dirancang dengan karakter non-drip dan non-fling. Setelah pelumas masuk ke dalam wire rope dan gaya geser berkurang, konsistensinya kembali mengental sehingga lebih tahan terhadap tetesan maupun percikan.

Karakter ini bermanfaat pada wire rope yang berputar dengan kecepatan tinggi pada drum, sheave, crane, winch, atau sistem lifting lainnya.

Selain membantu mengurangi pemborosan pelumas, karakter tersebut juga dapat membantu menjaga area kerja tetap lebih bersih.

3. Memberikan Perlindungan terhadap Korosi

Wire rope yang digunakan di lingkungan lembap, marine, maupun offshore memiliki risiko korosi yang lebih tinggi karena sering terpapar air dan kondisi lingkungan yang agresif.

Wire Shield dirancang untuk memberikan perlindungan korosi yang tinggi serta memiliki ketahanan terhadap air tawar dan air laut. Karena itu, penggunaannya relevan untuk wire rope yang bekerja di area marine, offshore, dan lingkungan dengan paparan air yang tinggi.

4. Bekerja pada Rentang Suhu yang Luas

Wire Shield dapat digunakan pada rentang suhu sekitar -30°C hingga +100°C.

Rentang tersebut membuatnya dapat digunakan pada berbagai kondisi operasional, mulai dari lingkungan bersuhu rendah hingga aplikasi industri dengan temperatur kerja yang lebih tinggi.

5. Membantu Menjaga Kebersihan Wire Rope

Lapisan pelumas yang ditinggalkan Wire Shield tidak dirancang untuk menarik debu dan kotoran secara berlebihan pada permukaan tali.

Hal ini membantu menjaga kondisi wire rope tetap lebih bersih sehingga pemeriksaan visual secara berkala dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Inspeksi rutin tetap diperlukan untuk mengetahui kondisi kawat, korosi, keausan, deformasi, maupun kerusakan lain pada wire rope.

6. Penggunaan Pelumas Lebih Efisien

Berdasarkan data teknis produk, Wire Shield memiliki cakupan sekitar 50 meter per kilogram untuk wire rope berdiameter 25 mm. Namun, penggunaan aktual dapat berbeda tergantung diameter tali, kondisi permukaan, tingkat kontaminasi, serta metode aplikasi yang digunakan di lapangan.

Perbedaan Wire Shield dengan Pelumas Wire Rope ROCOL Lainnya

ROCOL memiliki beberapa jenis pelumas wire rope yang ditujukan untuk kebutuhan operasional berbeda. Pemilihannya sebaiknya disesuaikan dengan kondisi wire rope, lingkungan kerja, serta metode aplikasi.

Products Bentuk Awal Mekanisme Utama Keunggulan Utama Cocok Untuk
Wire Shield Gel pseudoplastik Menjadi lebih encer saat terkena gaya geser dan kembali mengental saat diam Penetrasi ke inti, non-drip/non-fling, dan perlindungan untuk kondisi berat Wire rope beban berat, submerged, crane, dan hoist intensif
Wire Rope Dressing Semi-cair Stabil dan memiliki ketahanan air tinggi Perlindungan terhadap air laut dan film non-tacky Marine dan offshore
Wire Rope Fluid Cair Penetrasi tinggi dan kemampuan de-watering Penetrasi lebih dalam dan sesuai untuk tali basah Wire rope basah dan aplikasi spray
Wire Rope Spray Aerosol Aplikasi mudah dan merata Praktis untuk area yang sulit dijangkau Mobile crane dan aplikasi lapangan

 

Baca juga: Wire Rope Lubricant, Solusi Perawatan Wire Rope

Secara umum, Wire Shield lebih sesuai untuk wire rope yang bekerja dalam kondisi berat dan membutuhkan kombinasi antara penetrasi ke bagian dalam serta ketahanan terhadap drip dan fling-off.

Sementara itu, Wire Rope Dressing dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan perlindungan terhadap lingkungan marine, sedangkan Wire Rope Fluid dan Wire Rope Spray lebih mengutamakan kemudahan aplikasi dan penetrasi sesuai karakter masing-masing produk.

Aplikasi ROCOL Wire Shield

ROCOL Wire Shield dapat digunakan pada berbagai aplikasi wire rope yang menghadapi beban kerja tinggi, paparan air, maupun siklus operasi yang intensif.

Beberapa contohnya meliputi:

  • Submerged rope: wire rope yang digunakan di bawah air atau terus-menerus terpapar air.
  • Static rope: wire rope yang berfungsi sebagai penahan atau penopang dalam kondisi relatif statis.
  • Ship lift dan marine lifting: sistem pengangkatan pada galangan kapal dan fasilitas marine.
  • Winch dan hoist: wire rope pada sistem winch kapal serta electric atau air hoist dengan frekuensi penggunaan tinggi.
  • Drag line: wire rope yang digunakan pada pekerjaan pertambangan dan konstruksi berat.
  • Pulley dan spring: komponen yang membutuhkan pelumasan secara konsisten.
  • Heavy-duty crane: overhead crane dan mobile crane dengan siklus kerja tinggi.

Secara umum, Wire Shield dapat dipertimbangkan untuk wire rope yang:

  • Beroperasi di lingkungan laut, offshore, atau area dengan paparan air laut.
  • Bekerja dengan beban berat dan siklus operasi yang intensif.
  • Membutuhkan pelumasan hingga ke bagian dalam tali.
  • Digunakan pada area kerja yang membutuhkan kontrol terhadap tetesan dan percikan pelumas.

Baca Juga:

Cara Mengaplikasikan Wire Shield

Metode aplikasi dapat disesuaikan dengan panjang wire rope, frekuensi perawatan, serta skala pekerjaan.

1. Aplikasi Manual

Wire Shield dapat diaplikasikan menggunakan kuas, sikat, atau swab sepanjang wire rope. Metode ini relatif sederhana dan sesuai untuk wire rope berukuran lebih pendek atau pekerjaan dengan frekuensi aplikasi yang tidak terlalu tinggi.

2. Menggunakan Fluid Applicator

Untuk pekerjaan dengan wire rope yang panjang atau frekuensi penggunaan tinggi, fluid applicator dapat membantu menyalurkan pelumas secara lebih konsisten ketika tali bergerak melewati perangkat tersebut. Metode ini dapat meningkatkan efisiensi sekaligus membantu distribusi pelumas ke celah antar-untai.

3. Spray Application

Untuk produk ROCOL dalam format fluid yang memang dirancang untuk aplikasi spray, metode semprot dapat digunakan untuk menjangkau area yang lebih luas dan sulit dijangkau secara manual.

Agar pelumasan berjalan optimal, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:

  • Bersihkan wire rope dari kotoran dan sisa pelumas lama sebelum aplikasi.
  • Jika memungkinkan, lakukan aplikasi ketika wire rope bergerak secara perlahan agar pelumas dapat menyebar lebih merata.
  • Untuk wire rope dengan panjang yang besar, pertimbangkan penggunaan fluid applicator agar proses lebih efisien dan konsisten.
  • Pastikan jumlah pelumas disesuaikan dengan kondisi serta rekomendasi teknis produk.

ROCOL Wire Shield dari PT Nobel Riggindo Samudra

Sebagai distributor lifting & rigging, PT Nobel Riggindo Samudra menyediakan ROCOL Wire Shield sebagai bagian dari lini pelumas wire rope ROCOL untuk kebutuhan industri berat di Indonesia.

PT Nobel Riggindo Samudra merupakan distributor produk lifting dan rigging yang telah memiliki sertifikasi ISO 9001:2015. Produk yang tersedia mencakup berbagai kebutuhan pelumasan wire rope, sehingga pemilihan produk dapat disesuaikan dengan kondisi operasi di lapangan.

Untuk kebutuhan wire rope yang menghadapi beban berat, paparan air, lingkungan marine atau offshore, terutama untuk kawat baja, Wire Shield dapat menjadi salah satu pilihan yang perlu dipertimbangkan.

Tim teknis Nobel Riggindo dapat membantu menentukan jenis pelumas yang sesuai berdasarkan kondisi wire rope dan kebutuhan aplikasi, baik Wire Shield, Wire Rope Dressing, Wire Rope Fluid, maupun Wire Rope Spray.

Lihat detail produk: ROCOL Wire Shield — Nobel Riggindo Samudra

FAQ Seputar Wire Shield

1. Apa perbedaan Wire Shield dengan Wire Rope Dressing?

Wire Shield menggunakan teknologi pseudoplastik yang membantu pelumas menembus bagian dalam wire rope dan tetap berada pada tali. Wire Rope Dressing lebih fokus pada ketahanan terhadap air dan perlindungan korosi.

2. Apakah Wire Shield bisa digunakan untuk wire rope yang terendam air?

Ya. Wire Shield direkomendasikan untuk submerged rope dan memiliki ketahanan terhadap air tawar maupun air laut.

3. Berapa cakupan Wire Shield per kilogram?

Wire Shield memiliki cakupan sekitar 50 meter per kilogram untuk wire rope berdiameter 25 mm. Hasil aktual dapat berbeda tergantung kondisi tali dan metode aplikasi.

4. Apa fungsi utama Wire Shield?

Fungsi Wire Shield adalah membantu melumasi bagian dalam wire rope, mengurangi gesekan, melindungi dari korosi, serta mengurangi risiko pelumas menetes atau terlempar saat tali bergerak.

5. Mengapa Wire Shield menggunakan teknologi pseudoplastik?

Teknologi ini membuat pelumas lebih encer saat terkena gaya geser sehingga mudah meresap, lalu kembali mengental saat gaya berhenti agar tetap berada pada wire rope.

MetaDesc: Wire Shield adalah pelumas wire rope ROCOL dengan teknologi pseudoplastik yang mampu menembus inti tali, melindungi dari korosi, dan mencegah pelumas menetes.